Jumat, 21 Desember 2012

7 Tempat Wisata Yang Menarik Untuk Dikunjungi



Eits…., libur tlah tiba, libur tlah tiba, HORE!!!! Holiday, Kata-kata yang paling sesuai setelah melakukkan aktivitas yang cukup lama. Nah ini rekomendasi dari saya, tentang  tempat di Indonesia yang cocok dikunjungi saat liburan, antara lain:

1.     Pulau Moyo (Moyo Island)




Pulau Moyo adalah salah satu objek wisata kelas dunia yang ada di Indonesia. Berada 2,5 km Sebelah utara dari pulau Sumbawa di mulut teluk Saleh dengan luas + 30 Ha.

 Pulau Moyo mempunyai obyek wisata darat dan laut dan termasuk dalam kabupaten Sumbawa Besar provinsi Nusa Tenggara Barat, Pulau Moyo termasuk kawasan eklusif karena dikelola hanya oleh satu Resort yaitu Amanwana. Melihat keindahan pantai, laut dan alamnya, Pulau Moyo memang menawarkan ketenangan bagi penikmat keindahan alam bebas dan bawah laut. Keindahan dan keaslian alamnya pun membuat Pulau Moyo banyak diminati oleh wisatawan asing yang mencari ketenangan dalam berlibur.
Wisatawan mancanegara seperti Lady Diana dan Mick Jagger pernah diberitakan berlibur di Pulau ini.

2.    Raja Ampat, Papua Barat




Kabupaten Raja Ampat adalah salah satu kabupaten di provinsi Papua Barat, Indonesia. Ibukota kabupaten ini terletak di Waisai.

Kabupaten ini memiliki 610 pulau. Empat di antaranya, yakni Pulau Misool, Salawati, Batanta dan Waigeo, merupakan pulau-pulau besar. Dari seluruh pulau hanya 35 pulau yang berpenghuni sedangkan pulau lainnya tidak berpenghuni dan sebagian besar belum memiliki nama.

Sebagai daerah kepulauan, satu-satunya transportasi antar pulau dan penunjang kegiatan masyarakat Raja Ampat adalah angkutan laut. Demikian juga untuk menjangkau Waisai, ibu kota kabupaten. Bila menggunakan pesawat udara, lebih dulu menuju Kota Sorong. Setelah itu, dari Sorong perjalanan ke Waisai dilanjutkan dengan transportasi laut. Sarana yang tersedia adalah kapal cepat berkapasitas 10, 15 atau 30 orang. Dengan biaya sekitar Rp. 2 juta, Waisai dapat dijangkau dalam waktu 1,5 hingga 2 jam. (Wikipedia)

3.    Pantai Dato, Sulawesi Barat



Pantai Dato adalah salah satu objek wisata di daerah Majene, Sulawesi Barat. Batu Karang yang menjorok kelaut atau karang-karang yang berlubang karena hantaran ombak menambah keunikan dan keindahan pantai dato. Para penggunjung biasanya terpacu untuk meniti pinggiran tebing menuju puncak karang merupakan suatu tantangan yang sangat mengasikan dan tentunya memacu adrenalin. 

Dari puncak karang kira2 ketinggian 20 Mtr, Pengunjung bisa melongok kebawah melihat jernihnya air laut sampai-sampai kita bisa melihat permukaan air laut yang sangat jernih untuk melihat ikan yang bermain diantara terumbu karang yang beraneka ragam. Pada senja hari pengunjung disuguhkan dengan pemandangan sunset atau matahari yang tenggelam membuat suasana romantis dan sangat mengesankan untuk dinikmati. Sampai saat ini Pantai Dato masih terasingkan dari dunia luar, hal ini dikarenakan lokasi pantai ini cukup sulit dijangkau dan belum adanya pengelolaan dari pemerintah setempat. Untuk Menuju kelokasi ini, pengunjung bisa menggunakan kendaraan darat pribadi atau carteran , kira-kira sekitar 15 menit dari kota Majene. Jalannya cukup mulus, menyisir hutan kecil dan kebun para penduduk. Sampai di tempat parkiran menuju pantai harus menuruni tebing setinggi 30 meter melalui anak tangga batu. Setelah itu barulah kita sampai di Pantai Dato.

4.    Bunaken, Sulawesi Utara



Bunaken berada di Teluk Manado dengan luas 8,08 km, terletak di utara pulau Sulawesi, Indonesia. Bunaken merupakan bagian dari pemerintahan kota Manado, ibu kota Sulawesi Utara. Taman laut di sekitar Bunaken adalah bagian dari Taman Nasional yang juga termasuk laut sekitar pulau Manado Tua yaitu Siladen dan Mantehage.

Taman Laut Bunaken dikenal dengan keindahan bawah lautnya yang sangat luar biasa. Ada banyak jenis ikan yang ada di taman bawah laut Bunaken. Diperkirakan, kurang lebih ada sembilan puluh satu jenis ikan, molusca, terumbu karang, dan lain sebagainya. Tentu saja, keberagaman tersebut merupakan daya tarik tersendiri bagi pulau ini. Bahkan, Bunaken merupakan salah satu ekosistem yang memiliki keanekaragaman kekayaan laut yang terbanyak di dunia.

5.    Pulau Bali




Pulau Bali atau yang juga dikenal dengan sebutan Pulau Dewata ini sungguh luar biasa pesona keindahannya juga kekayaan budayanya yang masih sangat kental yang melekat pada penduduknya. Tidak heran kalau Pulau Bali sangat terkenal di dunia, dan banyak sekali wisatawan asing yang mengunjunginya. Hingga hampir setiap obyek wisata di Bali selalu dipenuhi oleh wisatawan asing. Banyak juga wisatawan lokal yang sangat tertarik dengan keindahan pulau Bali ini.

6.    Green Canyon, Jawa Barat




Tidak hanya diluar negeri saja yang memiliki green canyon, diindonesia pun juga ada yang tidak kalah menakjubkannya. Tempat wisata Green Canyon terletak di Desa Kertayasa, Ciamis, Jawa Barat, kurang lebih 31 km dari Pangandaran. Nama Green Canyon dikenalkan oleh wisatawan dari Prancis. Warna air sungai yang kehijauan mungkin menjadi alasan tempat ini disebut Green Canyon. Sedangkan nama sebelumnya, Cukang Taneuh berarti jembatan tanah karena adanya jembatan dengan lebar 3 meter dan panjang mencapai 40 meter yang menghubungkan antara Desa Kertayasa dengan Desa Batukaras.

7.    Kawah Putih Ciwidey, Jawa Barat


Kawah Putih Ciwidey adalah Kawah yang terbentuk dari letusan gunung patuha yang memiliki dinding kawah dan air yang berwarna putih. 

Gunung Patuha merupakan sebuah gunung yang terdapat di pulau Jawa, Indonesia, tepatnya di wilayah Bandung Selatan Provinsi Jawa Barat, Tingginya 2.430 meter di atas permukaan laut yang memiliki rata-rata suhu antara 8°- 22° Celcius serta berjarak sekitar 48 KM dari pusat Kota Bandung.. Kawah Putih itu sendiri merupakan sistem vulkanik relatif stabil dengan tidak ada catatan aktivitas yang signifikan. Kawah Putih adalah danau yang cukup besar yang sangat asam (pH 0,5-1,3) yang berubah warna dari kebiruan menjadi hijau keputihan, atau coklat, tergantung pada konsentrasi sulfur dan suhu atau keadaan oksidasi. O,ya.... Kawah putih ini pernah jadi tempat syuting film Heart loh......


Nah Friends...., itu tempat-tempat yang saya sarankan :) Happy Holiday :)


Sumber Reverensi
1. http://farnaztour.wordpress.com/
2. http://muamarasad.blogspot.com/
3. http://bumi-nusantara.blogspot.com/
4. http://ainzacha.blogspot.com/
5. http://farhah77.blogspot.com/
6. http://wisata53ru.blogspot.com/




Kamis, 20 Desember 2012

Instalasi Listrik

Komponen Instalasi Listrik Rumah Tinggal

1.   Bergainser

·         Pengertian                   :
Merupakan alat yang berfungsi sebagai pembatas dan pengukur daya listrik, yang memiliki tiga bagian utama yaitu MCB, Kwh Meter dan Spin Control.

·         Fungsi               :
                        1.    Sebagai pembatas daya listrik yang masuk ke rumah tinggal.
                        2.    Sebagai pengukur jumlah daya listrik yang digunakan.

·         Ketentuan                   :
Dalam penggunaannya ada batasan daya yang dikeluarkan PLN untuk konsumsi rumah tinggal yaitu 220 VA, 450 VA, 900 VA, 1.300 VA, dan 2.200 VA.

2.   MBC (Miniature Circuit Breaker)

·         Pengertian                   :
Merupakan alat pengaman yang diutamakan untuk memproteksi hubungan pendek agar instalasi tetap aman.
·         Fungsi               :
                          1.        Untuk memutuskan aliran daya listrik secara otomatis.
                          2.        Untuk memproteksi arus lebih yang disebabkan terjadinya beban lebih dan hubungan pendek.
                          3.        Dapat berfungsi sebagai pembatas arus dan  sakelar utama dalam rumah.

·         Ketentuan                   :
Dalam penggunaannya jika daya yang dihantarkan melebihi nilai batasannya maka MCB akan memutuskan aliran daya listrik secara otomatis dan jika dalam kondisi off, maka seluruh aliran dalam rumah pun terhenti . Sakelar ini biasa dimatikan saat akan dilakukan perbaikan instalasi listrik di rumah.


3.   kWh meter 

·         Pengertian                   :
Merupakan alat pengatur dan pembatas biasa disebut juga dengan Meter Listrik.

·         Fungsi               :
                          1.        Untuk tempat menyambung kabel dari tiang listrik ke instalasi rumah.
                          2.        Untuk mengukur besaran daya yang akan digunakan oleh rumah tinggal dalam satuan kWh (kilowatt hour).
                          3.        Sebagai pembatas atau pemutus arus.

·         Ketentuan                   :
Dalam penggunaannya pada bargainser, meter listrik berwujud deretan angka secara analog ataupun digital yang akan berubah sesuai penggunaan daya listrik.

4.   Spin Control

·         Pengertian                   :
Merupakan alat control penggunaan daya dalam rumah tinggal yang terdapat pada Bergainser.

·         Fungsi               :
Sebagai pengontrol dalam penggunaan daya rumah tinggal.

·         Ketentuan                   :
Akan selalu berputar selama ada daya listrik yang digunakan dan perputarannya akan semakin cepat jika daya listrik yang digunakan semakin besar, serta akan melambat jika daya listrik yang digunakan berkurang/sedikit.

5.   Pengaman Lebur

·         Pengertian                   :
Suatu peralatan proteksi kerusakan yang disebabkan oleh arus berlebih yang mengalir dan memutuskan rangkaian dengan meleburnya dalam elemen sekering.

·         Fungsi               :
Sebagai pengaman ketika terjadi kelebihan arus listrik.

·         Ketentuan                   :
Cara kerja fuse, jika dalam seuah sistem rangkaian elektronik atau rangkaian listrik terjadi arus lebih makan sekering akan putus sehingga arus listrik tidak lagi mengalir dalam sistem tersebut untuk mengamankan komponen lain.


6.   Sakelar

·         Pengertian                   :
Merupakan komponen instalasi listrik yang berfungsi untuk menyambung atau memutus aliran listrik pada suatu penghantar.

·         Macam/jenis     :
·         Berdasarkan besarnya tegangan, yaitu:
a.    Sakelar bertegangan rendah.
b.    Sakelar bertegangan menengah.
c.    Sakelar bertegangan tinggi serta sangat tinggi.

·         Berdasarkan tempat dan pemasangannya, yaitu:
a.    Sakelar in-bow
Sakelar yang ditanam didalam tembok.
b.    Sakelar out-bow
Sakelar yang dipasang pada permukaan tembok.

·         Berdasarkan fungsinya, yaitu:

a.    Sakelar on-off
Menghubungkan arus listrik jika tombolnya ditekan pada posisi on dan memutuskan hubungan
b.    Sakeler push-on
Merupakan sakelar yang menghubungkan arus listrik jika ditekan pada posisi on dan akan secara otomatis memutus arus listrik, ketika tombolnya dilepas dan kembali ke posisi off dengan sendirinya.

·         Berdasarkan jenis per-unitnya, yaitu:

a.    Sakelar Tunggal
Merupakan sakelar yang hanya mempunyai satu buah kanal input yang terhubung dengan sumber listrik, serta kanal output yang terhubung dengan beban listrik/alat listrik yang digunakan.
b.    Sakelar Majemuk
Merupakan sakelar yang memiliki satu buah kanal input yang terhubung dengan sumber listrik, namun memiliki banyak kanal output yang terhubung dengan beberapa beban/alat listrik yang digunakan.



7.   Stop Kontak

·         Pengertian                   :
Merupakan komponen listrik, sebagian orang menyebutnya outlet. 

·         Fungsi               :
Sebagai muara hubungan antara alat listrik dengan aliran listrik.

·         Ketentuan                   :
Didalam penggunaannya agar listrik terhubung dengan stop kontak, maka diperlukan kabel dan steker atau colokan yang akan ditancapkan pada stop kontak.

·          Macam/jenis    :
v  Berdasarkan fungsinya, yaitu:
a.    Stop Kontak Kecil
merupakan stop kontak dengan dua lubang (kanal) yang berfungsi untuk menyalurkan listrik pada daya rendah ke alat-alat listrik melalui steker yang juga berjenis kecil.

b.    Stop Kontak Besar
Merupakan stop kontak dengan dua kanal AC yang dilengkapi dengan lempeng logam pada sisi atas dan bawah kanal AC yang berfungsi sebagai ground sakelar jenis ini biasanya digunakan untuk daya yang lebih besar.

v  Berdasarkan tempat pemasangannya, yaitu:
a.    Stop Kontak In-bow
Merupakan stop kontak yang dipasang didalam tembok.

b.    Stop kontak Out-bow
Yang dipasang diluar tembok atau hanya diletakkan dipermukaan tembok pada saat berfungsi sebagai stop kontak portable.

8.   Steker

·         Pengertian                   :
Merupakan alat listrik yang berupa dua buah colokan berbahan logam yang kadang sering disebut colokan listrik.

·         Fungsi               :
Untuk menghubungkan alat listrik dengan aliran listrik.

·         Ketentuan                   :
Saat penggunaanya steker ditancapkan pada kanal stop kontak sehingga alat listrik tersebut dapat digunakan.

·         Macam/jenis     :
v  Berdasarkan fungsi dan bentuknya, yaitu:
a.    Steker Kecil
Merupakan steker yang digunakan untuk menyambung alat-alat listrik berdaya rendah.
b.    Steker Besar
Merupakan steker yang digunakan berdaya besar dilengkapi dengan lempeng untuk kanal ground yang berfungsi sebagai pengaman.

9.   Kabel

·         Pengertian                   :
Merupakan komponen listrik berfungsi untuk menghantarkan energi listrik ke sumber-sumber beban listrik atau alat-alat listrik.

·         Macam/jenis     :
a.    NYA
Merupakan kabel berinti satu kawat. Kabelnya biasanya berwarna merah, hitam, kuning dan biru. Isolasi kawat penghantarnya hanya satu lapis, sehingga tidak cukup kuat terhadap gesekan, gencetan/tekanan atau gigitan binatang seperti tikus. Karena kelemahan pada isolasinya tersebut maka dalam pemasangannya diperlukan pelapis luar dengan menggunakan pipa conduit dari PVC atau besi.

b.    NYM
Merupakan kabel listrik yang berisolasi PVC dan berintikan kawat lebih dari satu, ada yang 2, 3 atau 4. Jenis kabel udara dengan warna isolasi luar biasanya putih dan warna isolasi bagian dalam beragam, karena isolasi yang rangkap inilah maka kabel listrik NYM ini relative lebih kuat terhadap gesekan atau gencetan/tekanan.

c.    NYY
Merupakan kabel berisolasi PVC, berintikan 2, 3 atau 4 dengan warna isolasi luarnya hitam. Jenis kabel tanah, sehingga tahan terhadap air dan gencetan atau tekanan.

d.    NYMHYO
Kabel jenis ini merupakan kabel serabut dengan dua buah inti yang terdiri dari dua warna.

10.         Pertanahan (“Arde” atau “Grounding”)

·         Pengertian                   :
Merupakan peralatan yang paling penting dalam suatu instalasi listrik dimanapun berada.

·         Fungsi               :
1.    Untuk memberikan perlindungan pada peralatan listrik agar terhindar dari kerusakan
2.    Untuk memberikan perlindungan keselamatan bagi pengguna peralatan listrik, yaitu manusia itu sendiri.

·         Ketentuan                   :
Cara kerja system pentanahan ini adalah bila terjadi arus listrik yang terlalu besar akibat adanya kebocoran, induksi tegangan listrik atau kegagalan isolasi pada suatu peralatan listrik atau instalasi listrik maka bagian pentanahan akan secepatnya menyalurkan ke bumi atau tanah, dan orang yang tidak sengaja memegang peralatan listrik yang bermasalah akan aman. Juga peralatan listrik akan terhindar dari kerusakan.


11.         PHB (Box MCB)

·         Pengertian                   :
Merupakan box tempat pemasangan dan menghubungkan perlengkapan listrik.

·         Fungsi               :
Untuk menerima energi listrik dari APP, mendistribusikan, dan mengontrol penyalurannya  melalui  sirkuit cabang ke PHB cabang, atau dari PHB langsung melalui sirkuit akhir ke beban.

·         Ketentuan                   :
1.   PHB harus ditata dan dipasang sedemikian rupa sehingga terlihat rapi dan teratur dan harus ditempatkan dalam ruangan yang cukup leluasa.
2.     PHB harus ditata dan dipasang sedemikian rupa sehingga pemeliharaan dan pelayanan mudah dan aman, dan bagian yang penting mudah dicapai.
3.     PHB untuk rumah dipasang paling rendah 1,5 meter dan paling tinggi 2 meter.

Sumber/Referensi             :