Batik, siapa yang tidak kenal dengan yang satu ini? Memiliki corak yang indah dan beragam adalah cirinya. Nah dia juga salah satu peninggalan nenek moyang bangsa Indonesia. Nah kali ini saya akan membahas tentang "BATIK". Ayo......... :)
Batik (atau kata Batik) berasal dari bahasa Jawa "amba" yang berarti menulis dan "nitik". Kata batik sendiri meruju pada teknik pembuatan corak Motif Batik - menggunakan canting atau cap - dan pencelupan kain dengan menggunakan bahan perintang warna Motif Batik pada Baju Batik "malam" (wax) yang diaplikasikan di atas kain, sehingga menahan masuknya bahan pewarna. Dalam bahasa Inggris teknik ini dikenal dengan istilah wax-resist dyeing.
Jadi
kain batik adalah kain yang memiliki ragam hias atau corak yang dibuat dengan
canting dan cap dengan menggunakan malam sebagai bahan perintang warna. Teknik
ini hanya bisa diterapkan di atas bahan yang terbuat dari serat alami seperti
katun, sutra, wol dan tidak bisa diterapkan di atas kain dengan serat buatan
(polyester).
Batik
secara historis berasal dari zaman nenek moyang yang dikenal sejak abad XVII
yang ditulis dan dilukis pada daun lontar. Saat itu motif atau pola batik masih
didominasi dengan bentuk binatang dan tanaman. Seiring dengan perkembangan
zaman, batik mulai dipengaruhi oleh berbagai pengaruh asing. Nah...., dibawah ini adalah beberapa contoh motif batik..... :)
Jenis
dan corak batik tradisional tergolong amat banyak, namun corak dan variasinya
sesuai dengan filosofi dan budaya masing-masing daerah yang amat beragam.
Khasanah budaya Bangsa Indonesia yang demikian kaya telah mendorong lahirnya
berbagai corak dan jenis batik tradisioanal dengan ciri kekhususannya sendiri.
Batik yang tadinya hanya pakaian keluarga istana, kemudian menjadi pakaian
rakyat yang digemari, baik wanita maupun pria.
Bahan
kain putih yang dipergunakan waktu itu adalah hasil tenunan sendiri. Sedang
bahan-bahan pewarna yang dipakai terdiri dari tumbuh-tumbuhan asli Indonesia
yang dibuat sendiri antara lain dari : pohon mengkudu, tinggi, soga, nila, dan
bahan sodanya dibuat dari soda abu, serta garamnya dibuat dari tanah lumpur.
Jadi
kerajinan batik ini di Indonesia telah dikenal sejak zaman kerajaan Majapahit
dan terus berkembang hingga kerajaan berikutnya. Adapun mulai meluasnya
kesenian batik ini menjadi milik rakyat Indonesia dan khususnya suku Jawa ialah
setelah akhir abad ke-XVIII atau awal abad ke-XIX. Batik yang dihasilkan ialah
semuanya batik tulis sampai awal abad ke-XX dan batik cap dikenal baru setelah
usai perang dunia kesatu atau sekitar tahun 1920. Kini batik sudah menjadi
bagian pakaian tradisional Indonesia.
Memang
hampir setiap daerah di Indonesia mempunyai khas dan motif Batik masing masing
yang masing-masing daerah tersebut juga mempunyai sejarah cerita batik masing
masing yang berbeda. Namun itulah yang menjadikan Batik Indonesia itu indah dan
bervariasi.
Nah sebagai anak bangsa yang bangga pada Indonesia, kita WAJIB melestarikannya. Jangan sampai batik milik Indonesia diakui oleh negara lain, OK?! Banyak remaja yang bilang kalau batik terlalu terkesan sangat formal, namun setelah lihat yang satu ini........, pasti kesan terlalu formal akan hilang....
Nah itu adalah kain batik yang telah diberikan sedikit sentuhan oleh para anak bangsa Indonesia :) WOW!!! Nah tidak hanya busana, kita juga dapat mengubah kain batik menjadi aksesoris cantik, seperti: bando, kalung, bros, tas, bahkan sepatu :) Nah peluang usaha kain batik ini ternyata sangat besar loh......, jadi APA SALAHNYA DICOBA.... :)
Ayo Friends kita lestarikan Batik Indonesia!!! :)
Sumber Referensi:
http://www.mylioboro.com/
http://jogjabatik.net/
http://sro.web.id/
http://bajubatikcouple.wordpress.com/
http://cyonpark.com/
http://batikolistro.com/
http://medogh.com/
http://kaskus.co.id/
http://tourismnews.co.id/
http://lemari-wening.blogspot.com/
http://ureport.news.viva.co.id/
http://dwiayuaps.blogspot.com/
http://www.gen22.org/
http://kumpulan
sejarah-di.blogspot.com/
http://kangbisonwordpress.com/

















